Selasa, 29 Maret 2011

TRANSLASI LAPORAN KEUANGAN MATA UANG ASING

Nama : Kartika Utami
Kelas : 4 EB05
Tugas Softskill Akuntansi Internasional

TRANSLASI LAPORAN KEUANGAN MATA UANG ASING

Bisnis internasional menyebabkan munculnya masalah baru yaitu tentang mata uang suatu negara yang berbeda dengan mata uang negara lain. Dengan demikian, proses konversi perlu dilakukan, yaitu suatu mata uang asing diubah ke mata uang yang lain. Biasanya melalui seksi mata uang luar negeri dari bank di mana perusahaan berada.
Situasi menjadi kompleks ketikasuatu perusahaan menyajikan laporan keuangannya dalam suatu mata uang tertentu namun harus disajikan pula dalam mata uang yang lain. Kondisi ini melahirkan proses translasi yaitu suatu mata uang disajikan dalam mata uang yang lain.
Salah satu alasan perlunya proses translasi suatu laporan keuangan adalah untuk membantu pemakai memahami laporan keuangan tersebut. Beberapa istilah dalam proses translasi diantaranya :
1. Functional currency, adalah nilai mata uang dari lingkungan dimana perusahaan beroperasi.
2. Reporting currency, adalah nilai mata uang yang digunakan perusahaan induk dalam menyiapkan laporan keuangannya.
3. Foreign currency, adalah nilai mata uang selain reporting currency.
4. Local currency, adalah nilai mata uang negara di mana perusahaan asing beroperasi.
Metode Translasi
Proses pengubahan nilai mata uang dalam neraca dan laporan rugi laba dilakukan dengan mengalikan jumlah mata uang asing dengan nilai tukar yang layak. Ada 4 cara utama yaitu :
1. Current-noncurrent Methode, akun-akun dalam neraca dapat dikelompokkan menurut tingkat maturitasnya.
2. Monetary-nonmonetary Methode, aset dan utang yang berbentuk uang memiliki atribut yang sama sehingga penyajiannya harus diseusaikan dengan perubahan nilai tukar.
3. Temporal Methode, kas, piutang, dan utang diubah dalam current rate, sedangkan kewajiban yang lain diubah dalam current atau historical rate, tergantung pada karakteristiknya.
4. Current Rate Methode, semua set dan kewajiban diubah dalam current rate. Hanya nilai bersih yang dapat diubah ke historical rate.
International Accounting Standards
Beberapa hal yang memuat tentang translasi laporan keuangan menurut IAS 21 :
1. Translasi laporan keuangan mata uang asing menggunakan metode closing rate dan temporal tergantung pada karakteristik operasi perusahaan asing.
2. Bila menggunakan metode closing rate maka dapat digunakan metode rata-rata atau current rate.
3. Bila operasi perusahaan berada di negara yang tingkat inflasinya tinggi dapat disesuaikan terhadap inflasi lokal sebelum ditranslasikan ke dalam mata uang pelaporan atau dapat menggunakan metode temporal.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.